Top 10 Virus, Desember 2008

[ad#addme]

Virus Malingsi yang termasuk dalam jajaran virus baru, masuk ke dalam peringkat pertama virus yang paling banyak dilaporkan di periode ini. Diikuti oleh virus Autoit yang merupakan pemain lama, dan virus Doremi yang termasuk virus baru. Dan memang sebagian besar virus yang masuk dalam daftar sepuluh besar kali ini merupakan virus baru. Berikut daftar selengkapnya:
1. [...]

Lowongan Kerja Terbaru Bursa Efek Indonesia

Khusus bagi pencari Lowongan Kerja (ini bukan lowongan cpns), PT Bursa Efek Indonesia (IDX) merupakan Self Regulatory Organization (SRO) yang berperan sebagai fasilitator dalam perkembangan Pasar Modal Indonesia. Dengan visi “Menjadi Bursa yang Kompetitif dengan Kredibilitas Tingkat Dunia”, kami terus memberikan perhatian besar bagi Sumber Daya Manusia kami. Saat ini kami mencari bakat-bakat terbaik yang memiliki minat untuk mengembangkan diri di bidang Pasar Modal untuk memenuhi posisi berikut:

Fixed Income Staff (Temporary for 3 Months)

Melakukan evaluasi pelaksanaan operasional pada Divisi Perdagangan Fixed Income, memastikan dokumentasi kegiatan evaluasi lengkap dan akurat, serta melakukan fungsi helpdesk.

Persyaratan:
*Laki-laki/wanita, maksimal 25 tahun
*S1 Ekonomi, Administrasi, dan Manajemen Informatika dari Universitas ternama dengan IPK min 3,00
*Memiliki kemampuan analisa proses bisnis
*Mengerti konsep sistem online
*Memiliki pengetahuan yang luas dalam bidang pasar modal
*Memiliki kemampuan komunikasi yang baik
*Mampu bekerja dalam tim
*Memiliki motivasi dan keinginan yang kuat untuk berkembang

Jika anda merasa memenuhi kualifikasi di atas, kirimkan surat lamaran, CV, fotokopi ijasah, transkrip akademik, dan foto berwarna (4×6) 1 lembar, paling lambat tanggal 28 Nopember 2008 ke alamat:

Divisi SDM
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I, Lt. 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190

Atau email:

Divisisdm @idx.co.id

Sumber Lowongan Kerja:
Gudang lowongan

Aku Ingin Menjadi Auditor Sistem Informasi

Tentunya ini masih menjadi mimpi, karena saya masih perlu banyak belajar untuk bisa menjadi seorang Auditor, Menarik juga melihat tiga kata dibelakang, auditor sistem informasi…. Semoga saja mimpi ini bentar lagi menjadi kenyataan. Auditor Sistem Informasi, mungkin kita jarang sekali mendengar hal ini namun coba kita share

wikipedia.com bilang tentang AUDITOR
“Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi

Soal AUDITOR ini wikipedia.com memberikan penjelasan

Jenis Auditor

Auditor dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Auditor Pemerintah adalah auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah. Di Indonesia, auditor pemerintah dapat dibagi menjadi dua yaitu:
  • Auditor Intern merupakan auditor yang bekerja pada suatu perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia bekerja.
  • Auditor Independen atau Akuntan Publik adalah melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).

Namun, Arens & Loebbecke dalam bukunya Auditing Pendekatan Terpadu yang diadaptasi oleh Amir Abadi Jusuf, menambahkan satu lagi jenis auditor, yaitu:

  • Auditor Pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berada dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia, bertanggungjawab atas penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penegakan hukum dalam pelaksanaan ketentuan perpajakan. Aparat pelaksanaan DJP dilapangan adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa). Karikpa mempunyai auditor-auditor khusus. Tanggungjawab Karikpa adalah melakukan audit terhadap para wajib pajak tertentu untuk menilai apakah telah memenuhi ketentuan perundangan perpajakan.

Auditor Sistem Informasi

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi maka berkembang pulalah suatu keahlian dalam profesi auditor, yaitu auditor sistem informasi. Hal ini didasari bahwa semakin banyak transaksi keuangan yang berjalan dalam sebuah sistem komputer. Maka dari itu perlu dibangun sebuah kontrol yang mengatur agar proses komputasi berjalan menjadi baik. Saat ini auditor sistem informasi umumnya digunakan pada perusahaan-perusahaan besar yang sebagian besar transaksi berjalan secara otomatis. Auditor sistem informasi dapat berlatar belakang IT atau akuntansi tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sumber WIKIPEDIA.COM

(nah saya pengen banget bisa menjadi auditor sistem informasi, terlebih lagi perusahaan yang sedang berkembang tentunya perlu membutuhkannya….doain…semoga bisa menjadi auditor sistem informasi ya thanks )

Jelang Ramadhan : Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis

BENTAR lagi Ramadhan. Di bulan puasa itu, sering kita
dengar kalimat ‘Berbuka puasalah dengan makanan atau
minuman yang manis,’ katanya. Konon, itu dicontohkan
Rasulullah saw. Benarkah demikian?

Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah
berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum
shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka
dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma
kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan
Abu Dawud)

Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah
satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma.
Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah
dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”

Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak
mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air.
Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma,
adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate) .
Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau
minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi
sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat
sederhana (simple carbohydrate) .

Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang
manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum
di masyarakat, seakan-akan berbuka puasa dengan
makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’.
Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka
puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan
gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.

Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa
berbuka puasa ‘disunnahkan’ minum atau makan yang
manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah
mencontohkan buka puasa dengan kurma atau air putih,
bukan yang manis-manis.

Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis.
Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat
tinggi tapi berkalori rendah, sehingga tidak
menggemukkan (data di sini dan di sini). Tapi kurma
yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di
bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’, bukan
lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah
kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet
dalam perjalanan ekspornya. Sangat jarang kita
menemukan kurma impor yang masih asli dan belum berupa
manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya menjadi
sangat mahal.

Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak
kesehatan?

Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma,
sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah
karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat
sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi
glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu.
Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula
darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak
sehat. Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli,
naiknya pelan-pelan.

Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI)
saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan
makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi
glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu
dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin
cepat pula menghasilkan respons insulin.

Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat,
akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks
glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan
makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa? Karena
makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin
menimbun lemak. Penimbunan lemak tubuh adalah yang
paling dihindari mereka.

Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung
dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat
tinggi indeks glikemiknya) , sehingga respon insulin
dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh
akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.

Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang
sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan
jasad manusia. Kata Beliau, bila berbuka puasa, jangan
makan apa-apa dulu. Minum air putih segelas, lalu
sholat maghrib. Setelah shalat, makan nasi seperti
biasa. Jangan pernah makan yang manis-manis, karena
merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau.
Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, kurma
yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan
kurma asli. Manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh
berlipat-lipat banyaknya.

Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks.
Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga
respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena
respon insulin tidak tinggi, maka kecenderungan tubuh
untuk menabung lemak juga rendah.

Inilah sebabnya, banyak sekali orang di bulan puasa
yang justru lemaknya bertambah di daerah-daerah
penimbunan lemak: perut, pinggang, bokong, paha,
belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena
langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui
makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak,
padahal otot sedang mengecil karena puasa.

Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah
makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di
daerah pinggang. Karena waham umum masyarakat yang
mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah
’sunnah’, maka puasa bukannya malah menyehatkan kita.
Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas,
mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan
gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka
efeknya ‘rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.’

Ingin ‘Kurus’

Melenceng dikit dari topik blog ya. Dikit aja.
Itung-itung bonus.

Untuk sahabat-sahabat yang ingin kurus: jangan diet
(dalam pengertian mengurangi frekuensi makan). Diet
justru menambah kecenderungan tubuh untuk menabung
lemak karena ‘dilaparkan’. Ketika diet memang makanan
tidak masuk, tapi begitu makanan masuk, kecenderungan
tubuh untuk menimbun lemak dari makanan justru lebih
besar.

Rahasia kurus sebenarnya adalah menjaga agar respon
insulin dalam tubuh stabil, tidak melonjak-lonjak.
Caranya, hanya makan makanan yang memberi respon
insulin rendah, yaitu yang indeks glikemiknya rendah.

Respon insulin tubuh meningkat bila:

(1) Makin tinggi jumlah karbohidrat yang dimakan dalam
satu porsi, makin tinggi pula respon insulin tubuh
(ini umumnya porsi kita di Indonesia: lebih dari 70
persen dari satu porsi makannya adalah nasi).

Makanya, makanlah dengan karbohidrat cukup lima puluh
persennya saja. Sisanya protein, dan 5-10 persennya
lemak. Lemak ini cukup dari lemak yang terkandung
dalam daging yang kita makan, misalnya. Atau kuning
telur. Tidak perlu menambah minyak atau memakan lemak
hewan (yang justru buruk pengaruhnya bagi tubuh).
Lemak (sedikit!) masih diperlukan untuk mengolah
beberapa nutrisi dan vitamin, dan untuk membawa
nutrisi ke seluruh tubuh.

(2) Semakin tinggi GI (Glycemic Index) karbohidrat
yang dikonsumsi, semakin meningkat pula respon insulin
tubuh. Makanya, makan hanya makanan yang GI-nya
rendah. Nanti saya jelaskan di bawah.

(3) Semakin jarang makan, semakin meningkat respon
insulin setiap kali makan.

Ini sebabnya diet (dalam pengertian: mengurangi
frekuensi makan supaya kurus) tidak akan pernah
berhasil untuk jangka lama. Setelah diet selesai,
tubuh justru akan cenderung lebih gemuk dari sebelum
diet. Supaya kurus (baca: supaya respon insulin tidak
melonjak) justru harus makan lebih sering (4-5 kali
sehari) tapi dengan porsi setengah atau sepertiga
porsi biasa, dengan karbohidrat maksimal 50 persen
saja setiap porsi.

Kalau respon insulin tubuh sudah stabil, maka tinggal
diatur: kalau ingin kurus, kalori yang masuk harus
lebih sedikit dari kalori makanan yang dibutuhkan
untuk aktivitas sehari hari. Tambah dengan olahraga
teratur untuk membakar lemak berlebih dalam tubuh, dan
memperbesar otot. Otot membutuhkan energi, maka makin
terlatih otot, ia akan makin mengkonsumsi lemak dalam
tubuh kita untuk energi.

Sebaliknya kalau ingin memperbesar otot (bukan gemuk)
atau mengencangkan badan, maka kalori yang masuk harus
agak lebih banyak dari jumlah kalori yang akan kita
pakai untuk aktivitas selama sehari, agar otot
mengalami pertumbuhan. Otot sendiri dirangsang
pertumbuhannya dan ‘kekencangannya’ dengan olahraga
teratur. Perbanyak protein agar pertumbuhan otot
optimal. Karbohidrat cukup diposisikan sebagai bahan
pemberi energi, bukan untuk mengenyangkan perut.

Lucu ya: kalau ingin kurus atau memperbaiki bentuk
badan, termasuk menumbuhkan otot, justru harus makan
lebih sering dengan porsi kecil. Makan yang mengandung
lemak, goreng-gorengan, kanji, atau karbohidrat
sederhana seperti gula, manisan, minuman ringan
bersoda dan sebangsanya itu sudah out of the question.
Kalau kita jarang makan, atau makan tidak teratur dan
sekalinya makan ‘balas dendam habis-habisan’ , ya
justru respon insulin kita juga melonjak dan membuat
tubuh jadi menimbun lemak.

Sekali lagi, baik ketika berbuka puasa atau dalam
makanan keseharian, makanlah makanan yang seimbang: 50
persen karbohidrat kompleks, 40-45 persen protein dan
5-10 persen lemak dalam setiap porsinya. Jauhilah
karbohidrat sederhana sebisa mungkin. Kalaupun harus
makan karbohidrat sederhana karena butuh energi cepat
carilah yang nilai indeks glikemiknya rendah.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk diubah
tubuh menjadi energi. Dengan demikian, makanan
diproses pelan-pelan dan tenaga diperoleh sedikit demi
sedikit. Dengan demikian, kita tidak cepat lapar dan
energi tersedia dalam waktu lama, cukup untuk
aktivitas sehari penuh. Sebaliknya, karbohidrat
sederhana menyediakan energi sangat cepat, tapi akan
cepat sekali habis sehingga kita mudah lemas. Maka,
ketika makan sahur, jangan makan yang banyak
mengandung gula, karena kita akan cepat lemas.
Makanlah karbohidrat kompleks (protein jangan
dilupakan!) sehingga kita tetap berenergi sampai waktu
berbuka.

Karbohidrat sederhana, GI tinggi (energi sangat cepat
habis, respon insulin tinggi: merangsang penimbunan
lemak) adalah: sukrosa (gula-gulaan) , makanan
manis-manis, manisan, minuman ringan, jagung manis,
sirop, atau apapun makanan dan minuman yang mengandung
banyak gula. Hindari, puasa atau tidak puasa.

Karbohidrat sederhana, GI rendah (energi cepat, respon
insulin rendah): buah-buahan yang tidak terlalu manis
seperti pisang, apel, pir, dan sebagainya. Sekarang
ngerti kan, kenapa para pemain tenis dunia, pemain
bola, pemain basket atau pelari sering terlihat
‘ngemil pisang’ di pinggir lapangan? Karena mereka
butuh energi cepat, tapi nggak ingin badannya gembul
berlemak.

Karbohidrat Kompleks, GI tinggi (energi pelan-pelan,
tapi respon insulinnya tinggi): Nasi putih, kentang,
jagung.

Karbohidrat Kompleks, GI rendah (energi dilepas
pelan-pelan sehingga tahan lama, respon insulin juga
rendah): Gandum, beras merah, umbi-umbian, sayuran.
Ini yang paling dicari para praktisi fitness.

Makanan yang diproses pelan-pelan (karbohidrat
kompleks) akan membuat kita tidak cepat lapar dan
energi dihabiskan cukup untuk aktivitas satu hari
penuh; respon insulin rendah membuat tubuh kita tidak
cenderung untuk menabung lemak.

Kalau saya pribadi, sahur cukup dengan oatmeal gandum
(ditambah gula sedikiiiiiit) , atau roti coklat gandum,
dua atau tiga butir telur rebus (kuningnya saya
hancurkan dan ditebarkan di rumput untuk makanan
semut-semut di halaman rumah), sayuran segar, dan air
putih. Ini sudah cukup untuk membuat tenaga saya tidak
habis sampai buka puasa karena energi dari karbohidrat
kompleksnya (gandum) akan dilepas pelan-pelan ke dalam
tubuh sepanjang hari. Ketika berbuka, sesuai anjuran
Rasulullah dan sufi tadi, saya biasanya minum segelas
air, lalu shalat maghrib. Setelah shalat makan nasi
seperti biasa, sebisa mungkin dengan porsi
karbohidrat- protein-lemak- air proporsional. Dan tentu
tidak untuk ‘balas dendam’ karena puasa seharian. Ini
justru saat yang penting untuk melatih melawan
keinginan hawa nafsu ‘makan sekenyang-kenyangny a’.
Belajar sabar.

Waham Umum

Oke, kembali ke topik. Nah, saya kira, “berbukalah
dengan yang manis-manis” itu adalah kesimpulan yang
terlalu tergesa-gesa atas hadits tentang berbuka
diatas. Karena kurma rasanya manis, maka muncul
anggapan bahwa (disunahkan) berbuka harus dengan yang
manis-manis. Pada akhirnya kesimpulan ini menjadi
waham dan memunculkan budaya berbuka puasa yang keliru
di tengah masyarakat. Yang jelas, ‘berbukalah dengan
yang manis’ itu disosialisasikan oleh slogan
advertising banyak sekali perusahaan makanan di bulan
suci Ramadhan.

Namun demikian, sekiranya ada di antara para sahabat
yang menemukan hadits yang jelas bahwa Rasulullah
memang memerintahkan berbuka dengan yang manis-manis,
mohon ditulis di komentar di bawah, ya. Saya, mungkin
juga para sahabat yang lain, ingin sekali tahu.

Semoga tidak termakan waham umum ‘berbukalah dengan
yang manis’. Atau lebih baik lagi, jangan mudah
termakan waham umum tentang agama. Periksa dulu
kebenarannya.

Kalau ingin sehat, ikuti saja kata Rasulullah:
“Makanlah hanya ketika lapar, dan berhentilah makan
sebelum kenyang.” Juga, isi sepertiga perut dengan
makanan, sepertiga lagi air, dan sepertiga sisanya
biarkan kosong.

“Kita (Kaum Muslimin) adalah suatu kaum yang bila
telah merasa lapar barulah makan, dan apabila makan
tidak hingga kenyang,” kata Rasulullah.

“Tidak ada satu wadah pun yang diisi oleh Bani Adam,
lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya
beberapa suap untuk memperkokoh tulang belakangnya
agar dapat tegak. Apabila tidak dapat dihindari,
cukuplah sepertiga untuk makanannya, sepertiga lagi
untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”
(HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam
Shahihnya yang bersumber dari Miqdam bin Ma’di Kasib)

Semoga bermanfaat….

Wassalaamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Serie B?
Silahkan anda bertanya pada tetangga-tetangga kami
Mereka lebih punya pengalaman di sana !!!

Dari Milis Sebelah, thepowerofijoe[at]yahoo[dot]com

Fitrah pada Wanita dan Laki-laki….

Dari Milis Sebelah,
FITRAH pada WANITA dan LAKI-LAKI

Sesungguhnya hukum kehidupan telah menentukan masing-masing kekhususan bagi pria dan wanita. Perbedaan spesifik itu dapat dilihat pada jasmani, jiwa, dan akal antara keduanya.

Pada wanita, fisik atau jasmaninya mengalami kondisi-kondisi tertentu karena tipe-tipenya yang tertentu. Ia bisa mengalami haid, karena anatomi yang dimilikinya. Jiwanya begitu peka terhadap gejolak, tiba-tiba saja selera makannya hilang hanya karena suatu kesedihan kecil; tiba-tiba saja perutnya mual, kepalanya pusing, perasaan dan fikirannya tercekam, sekedar berbentur dengan problem yang remeh.

Hanya wanita pula yang bisa mengandung. Tiga bulan pertama badannya lemah, wajahnya pucat dan jantungnya mudah berdebar-debar. Pada akhir kehamilannya, di sana-sini badannya terasa sakit. Kadang-kadang kedua kakinya membengkak. Benarlah gambaran dari Allah,

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya;
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah,
dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku
dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
(Al-Qur’an Al-Karim Surah Luqman [31] : ayat 14)

Kemudian datanglah masa kelahiran jabang bayi. Ia pun mengalami masa nifas lebih kurang 40 hingga 60 hari. Oleh karena itu, kita dapat menyebut wanita sebagai pahlawan yang harus berjuang seorang diri untuk melahirkan putra-putrinya dengan taruhan darah dan nyawa.

Datang pula waktu menyusui yang memakan waktu dua tahun. Kadang-kadang ia kurang tidur untuk mengurusi dan menyusui bayinya. Apalagi bila bila si bayi sakit. Duhai betapa sibuk dan bingungnya.

Pendek kata, wanita memang berbeda dengan laki-laki, baik secara fisik luar maupun dalamnya. Karena hormon-hormon tertentu, wanita nampak lebih halus, lembut dan lemah. Sebaliknya, pria lebih tegas, kasar, dan tegap.

Cinta, harapan, rasa dan malu juga lebih mendalam pada wanita daripada lelaki. Sifat-sifat itu muncul bukan dari tuntutan adat-istiadat dan tekanan lingkungan, tetapi memang fitrahnya demikian.

Keadaan jasmani dan jiwa yang serba lembut, lemah, dan penuh perasaan membuat kecenderungannya juga berbeda dengan laki-laki. Wanita lebih emosional dalam menghadapi sesuatu, tetapi laki-laki lebih rasional. Wanita lebih sering ngeri ketika melihat peristiwa-peristiwa celaka dan sadisme, misalnya kecelakaan, pembunuhan dan sebagainya. Akan tetapi, pria lebih sigap dan tanggap.

Itulah sebabnya, dalam kesaksian untuk pria cukup satu orang tetapi bagi wanita perlu dua orang. Alasannya, kadang-kadang wanita lebih mendahulukan emosi dan perasaannya daripada akalnya, dan kadang-kadang pula menjadi pelupa disebabkan melihat keadian yang mencekam jiwanya. Al-Qur’an menetapkan :

“Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya.”
(Al-Qur’an Al-Karim Surah Al-Baqarah [2] : ayat 282)

Apakah hikmah di balik dua perbedaan tersebut? Ialah agar masing-masing berjalan di atas fitrahnya sendiri dalam mengemban tugas yang telah ditetapkan Allah ‘Azza wa Jalla.

Laki-laki yang lebih kuat, keinginannya lebih pasti dan lebih rasional. Dia akan mengarah pada jenis-jenis pekerjaan yang menuntut tanggung jawab yang lebih besar. Dialah yang harus mengembara di atas bumi, berjuang sungguh-sungguh demi keluarga; dialah yang diwajibkan untuk memanggul senjata jihad, mengurusi pemerintahan, kehakiman, dan sebagainya.

Sedangkan wanita yang lebih lemah dan kental perasaannya memiliki tugas-tugas fisik yang lebih ringan pula, yaitu mengatur rumah tangga, tetapi mendapatkan amanah untuk mengasuh, mendidik, dan memelihara anak-anaknya. Dan dengan kecenderungan yang ingin mencintai, ia harus melaksanakan hak-hak suaminya. Itulah pekerjaan-pekerjaan yang diridhai oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan jalur bagi masing-masing, di mana mereka harus menempatkan diri. Di dalam Surah An-Nisa’ disebutkan :

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah
kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.
(Karena) bagi orang laki-laki ada bagian daripada apa yang mereka usahakan,
dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan,
dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(Al-Qur’an Al-Karim Surah An-Nisa’ [4] : ayat 32)

Kebanyakan wanita-wanita karier, wanita-wanita profesi, artis (seniwati) dan lain-lain, di negara-negara berfaham kebebasan mengeluh tentang kekosongan dirinya. Mereka mengungkap itu dalam media-media massa, atau dalam biografi yang ditulisnya sendiri. Sebenarnya hati kecilnya merindukan sebagai ibu dan istri yang baik.

Lalu bagaimana bila masalahnya adalah karena kebutuhan yang mendesak? Suaminya gajinya tidak mencukupi sehingga perlu dibantu oleh istri?

Islam dalam hal ini bersikap luwes, elastis. Islam memperbolehkan kaum ibu bekerja dengan syarat-syarat sebagai berikut:
a. Pekerjaan untuk wanita haruslah diselaraskan dengan sifat-sifatnya sebagai wanita, misalnya: menjahit, merenda, membordir, juru rawat, mengedit, menerjemahkan dan sebagainya.
b. Senantiasa berpegang teguh dan konsisten memegang adab dan akhlak Islam. Ia harus berpakaian sopan, memakai hijab (jilbab) dan tidak satu ruangan bercampur baur dengan laki-laki.
c. Tidak boleh memegang pekerjaan yang memberatkan fisiknya.

Ketentuan di atas sebenarnya merupakan rambu-rambu penyelamatan bagi wanita. Kalau dilanggar akan mendatangkan bahaya-bahaya kehidupan yang menjerumuskan akhlaknya menjadi rusak. Bahaya-bahaya itu antara lain:
a. Bila wanita bekerja dengan motivasi semata-mata untuk kesenangan dirinya, akan menimbulkan gejala banyaknya pengangguran di kalangan laki-laki, sebab pekerjaan yang yang seharusnya disediakan bagi kaum laki-laki tersebut telah direbut oleh kaum wanita.
b. Tersebarnya demoralisasi di dalam masyarakat, karena tidak terjadi ketidakseimbangan tugas dan kewajiban sebagaiman digariskan Islam.
c. Terjadinya ketidakharmonisan keluargam karena satu sama lain tidak menempati posisinya masing-masing.

Agama Islam lebih jeli melihat hikmah kehidupan. Ibu yang bekerja di luar, akan menelantarkan anak-anaknya dari perhatian, kasih sayang dan pendidikan moral. Apalagi jika ayahnya juga sibuk mengejar jenjang karier. Rumah benar-benar akan menjadi lengang selengang dan sekosong jiwa anak-anaknya lalu anak-anak akan tak terurus, dan menjadi berandal karena tanpa arahan dari orang tua.

Seorang penyair pernah menyindir:

Bukanlah daku ini yatim
karena orang tua tiada, pergi dari dunia
meninggalkan kami papa

tetapi yatim itu
karena bunda tiada pernah berdiam di rumah
ayah pun sibuk bekerja

Diramu dari Buku :
Terapi Islam terhadap Rintangan Menjelang Perkawinan oleh Abdullah Nasih ‘Ulwan,
Sumber: http://dtjakarta. or.id/

Viewbar Agloco.com

Viewbarnya Agloco sudah diluncurkan hehe..meski telat beritanya, dua hari kemarin saya mendownload viewbarnyaAGLOCO membayar kita dalam Dollar setiap surfing/browsing dan aktivitas online internet yang Anda lakukan. Besarnya Dollar yang Anda terima tergantung dari lamanya surfing.

Jika ingin Dollar lebih banyak anda harus mengajak siapa saja untuk mendaftar. Setiap orang yang diajak akan memberikan penghasilan tambahan bagi anda.

Misal anda memperkenalkan AGLOCO kepada teman anda 15 orang dan teman anda memperkenalkan kepada orang lain, misal 5 orang. dari semua orang yang anda kenalkan baik yang dikenalkan secara langsung dan tidak dan misalkan mereka browsing selama 5 jam sebulan bila dihitung dengan “Member Calculator” (Ada pada website Agloco, jumlah jam yang anda dapatkan dalam 1 bulan adalah 14648.75

Jumlah jam dalam 1 bulan inilah yang diperhitungkan sebagai Pendapatan Anda. Misalkan AGLOCO membayar $0,1 per jam setiap surfing. Maka Pendapatan Anda dalam 1 bulan adalah

$1464.875.

Jika 1$ = Rp 9.000, maka pendapatan Anda dalam 1 bulan adalah

Rp 13.183.875 (Tiga Belas juta Juta Lebih!).

Sesuatu nilai yang cukup besar bila dihitung, oleh sebab itu jangan tunggu lagi Daftar Agloco sekarang juga sekaraaaang juga sekaraaaang juga. Gratis lagian.

Download AGLOCO Viewbar win32.1.03 disini.

  • Date Added : 15-Jun-2007
  • License : Freeware
  • Operating Systems: 2k/XP/Vista
  • File Size : 2.17 MB

*disarankan bagi yang punya koneksi internet tiap hari.


AddThis Social Bookmark Button

IT STAFF NEEDED FOR BES

PT Bursa Efek Surabaya (BES) merupakan Self Regulatory Organization (SRO) yang mendukung program Pemerintah Indonesia dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia. BES memiliki spesialisasi pada Perdagangan Obligasi dan Saham serta pengembangan kawasan Timur Indonesia. Dalam rangka pengembangan pasar, kami mencari bakat-bakat terbaik untuk memenuhi posisi berikut:
IT STAFF
General Requirement

* Pria, usia 23- 28 tahun
* Sarjana S1 dari:
o Fakultas Teknik dengan bidang konsentrasi pada Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Teknik Komputer atau Teknik Elektro.
o Fakultas MIPA dari jurusan Ilmu Komputer
* Memiliki pengalaman minimal dua tahun sebagai programmer atau analis system lebih diutamakan.
* Ditempatkan di kantor operasional Jakarta

Keterampilan dan Pengetahuan

* Memiliki pengetahuan metodologi pengembangan aplikasi.
* Menguasai database seperti SQL Server dan Oracle dan pemrograman dengan SQL standar dan PL-SQL
* Menguasai bahasa pemrograman C, C++ dan Java
* Menguasai internet programming menggunakan Java dan ASP
* Memiliki pengetahuan beberapa sistem operasi utama seperti UNIX, dan Windows.

Personal:

* Bertanggung jawab
* Memiliki integritas tinggi dan dapat dipercaya
* Akomodatif
* Antusias
* Inisiatif
* Proaktif
* Berorientasi target
* Kreatif

Jika anda merasa memenuhi kualifikasi di atas, kirimkan:

* Surat Lamaran
* Curriculum Vitae
* Transkrip akademik
* Foto berwarna (4×6) 1 lembar

Paling lambat : 21 Agustus 2007 ke:
PT. Bursa Efek Surabaya
Plaza Bapindo, Mandiri Tower Lt. 20
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta, 12190

Sikap Duduk Dan Pribadi Cowok

Perlu kita ketahui dan nggak bisa dipungkiri bahwa pribadi dan sifat cowok dapat dilihat dari sikap duduknya. Pengen tahu karakter gebetan atau pacarmu yang sekarang? Coba simak artikel berikut.

Karakter : Aktif dan Agresif
Sikap Duduk : Duduk agak santai dan ringan di bagian depan kursi
Punya pendirian teguh dan memiliki kemauan keras. Sifatnya nggak mudah putus asa, pikiran realistis, selalu aktif, dan agresif. Pokoknya, dia selalu cari kesibukan karena nggak suka berdiam diri. Biasanya tipikal cowok seperti ini sangat cocok bertugas di bidang marketing atau pemasaran.

Karakter: Sulit Dipahami
Sikap Duduk: Duduk agak dalam di kursi dengan kaki terbuka

Menunjukkan bahwa cowok ini senang bergaul, banyak teman, suka membantu orang yang sedang susah. Dia sangat mudah didekati tapi sulit dipahami pemikirannya. Terkadang dia bisa sangat simpatik dan baik hati. Tapi di waktu lain, dia bisa menjadi pribadi yang sangat keras dan njengkelin.

Karakter: Kreatif dan Boros
Sikap Duduk: Duduk dengan kaki kanan menyilang di atas kaki kiri

Cowok yang satu ini selalu memperhatikan pandangan orang sekitar terhadap dirinya. Sifatnya mudah tegang, sensitif, dan boros. Kehidupannya cenderung selalu meriah serta bervariasi. Dalam pekerjaan, cowok ini sangat kreatif. Jika tujuannya udah mantap dan memang menguntungkan, dia akan memperjuangkannya dengan gigih hingga tuntas dan sukses.

Karakter: Mau Belajar
Sikap Duduk: Duduk dengan kaki kiri menyilang di atas kaki kanan

Pengetahuannya luas. Selalu hati-hati, teliti, dan mantap. Segala sesuatu yang baik dan bermanfaat akan diselesaikan dengan baik. Dia juga senang menerima kritik dan saran dari orang lain yang lebih berpengalaman. Dalam bidang pekerjaan atau bisnis, dia selalu berusaha kreatif untuk menciptakan sesuatu yang baru.

Karakter: Nggak Bisa Sendiri
Sikap Duduk: Duduk dengan merapatkan kedua lutut

Agak lambat, kurang bersemangat, dan pasif, sehingga keuangannya lemah. Cita-cita dan kemauannya memang banyak dan tinggi, tapi nggak realistis dan terlalu banyak mengkhayal. Sering hanya mengandalkan dukungan orang terdekat dan tidak suka dengan suasana yang sepi. Mereka lebih suka suasana yang penuh tawa dan ramai.

Karakter: Main Aman
Sikap Duduk: Duduk dengan kedua kaki dirapatkan

Prioritasnya adalah keamanan. Apa pun selalu dikerjakan dengan sangat teliti. Sangat pandai mengatur waktu dan mencari peluang yang tepat untuk mencari keuntungan dalam hal apa pun. Tapi dengan cara yang benar, bukan cara yang licik.

Karakter: Sulit Memberontak
Sikap Duduk: Duduk dengan posisi yang berubah-ubah

Cenderung punya emosi yang labil. Mereka selalu merasa bahwa banyak hal nggak sejalan dengan keinginan atau kemauannya. Sayang, cowok jenis ini nggak berdaya untuk memprotes ataupun menolak. Biasanya mereka hanya memendam kejengkelan dan kekesalan dalam hati. Akibatnya, perasaan gelisah jadi sering muncul.

Nah itu tadi adalah beberapa karakter ditinjau dari sikap duduk seorang cowok, namun hal ini bukan merupakan acuan yang pasti karena setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda. Untuk lebih mengenali karakter cowok Anda, yang lebih tepat adalah dengan mengenal lebih dekat dan lebih mendalam karakter cowok Anda. Bagaimana? Lakukan komunikasi secara terbuka, intensif dan positif. Semoga berguna….